KP-SPAMS Sumber Urip Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga

oleh -
LAYANI WARGA : Para Pengurus Ini Mengelola Sumber Air untuk Melayani Warga

TUBAN

Penulis : M. Rizqi

Link Banner

Lenterakata.com – Keberadaan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KP-SPAMS) Sumber Urip Desa Bulurejo Kecamatan Rengel dirasakan manfaatnya oleh warga setempat.

Desa yang berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat kota ini berupa dataran rendah dengan jumlah penduduk  5.545 jiwa dengan 1.555 KK yang terbagi empat dusun. Kebutuhan air sangat vital dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih lagi kebutuhan air bersih. Sementara ketersediaan air bersih mulai berkurang.

Dulu, masyarakat Desa Bulurejo tidak pernah kekurangan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Masyarakat desa ini memanfaat kan sumur bor pribadi dan sumur gali untuk mendapatkan air.

Namun keadaan air yang ada di Desa Bulurejo setiap musim kemarau datang pasti debit air yang ada di sumur milik warga selalu kurang. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga harus antre mendapatkan suplai air. Baik dari BPBD, instansi pemerintah maupun dari pihak ketiga.

Untuk menanggulangi hal tersebut, pemerintah desa membentuk KP-SPAMS “SumberUrip” agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan air bersih yang sehat dan hygine setiap hari. KP-SPAMS dibentuk untuk menjadi penyedia dan pengelola sistim sarana air minum dan sanitasi.

Pada tahun 2015, Desa Bulurejo mendapat bantuan sumur bor dari APBD KabupatenTuban. Dengan kegiatan pembangunan satu  unit tandon air, panel listrik, dan jaringan perpipaan sepanjang sekitar  2000 meter.

Di awal pelaksanaan program ini banyak masyarakat  yang acuh terkait keberfungsian KP SPAMS. Pada awal uji coba pendistribusian air ke warga  yang dijadikan pilot project 2 RT, yakni RT 08 dan RT 09. Seiring berjalannya waktu, mulai banyak warga yang ikut pemasangan sambungan rumah ke rumah hingga menjangkau tiga dusun.

Pengurus dan masyarakat ingin mengembangkan distribusi air kepelosok desa. Karena  pipa jaringan pipa induk belum cukup untuk menjangkau warga di pinggiran desa. Sehingga pada  2017, pengurus KP SPAMS “Sumber Urip” dibantu pemerintah desa mengajukan bantuan lagi.

Desa Bulurejo mendapatkan bantuan langsung masyarakat (BLM) yang bersumberdari APBN tahun 2018. Kegiatannya perluasan jaringan perpipaan sepanjangsekitar 3.000 meter, pembangunan jamban dan CTPS sekolah

Tantangan yang tidak mudah bagi pengurus dalam mensosialisasikan air bersih di desa ini adalah sebelum berdirinya KP SPAMS terlebih dahulu ada beberapa warga yang memanfaatkan sumber air untuk didistribusikan ke warga. Pengembangan berhati-hati agar tidak mematikan usaha milik warga yang telah ada.

P0engurus KP SPAMS bekerjasama dengan dinas kesehatan melalui Puskesmas Rengel aktif mendampingi dan menguji sample air ke laboratorium. Sehingga air bersih yang disalurkan ke masyarakat benar- benar memenuhi standar kesehatan.

Selain itu, letak Desa Bulurejo yang berdekatan dengan pengeboran milik Pertamina supaya mengetahui lebih dini, karena tidak menutup kemungkinan pencemaran limbah minyak maupun zat-zat lain. Meskipun sampai saat ini belum ditemukan hal-hal yang dikhawatirkan tersebut.

Upaya yang dilakukan berhasil, yang awalnya hanya 150 sambungan rumah (SR) sebagai pelanggan menjadi 450 SR di tahun 2018. Berkat bantuan dan dampingan dari program Pamsimas, menjadi 600 SR.

Pengurus KP-SPAMS “Sumber Urip” diketuai Amin Riadi, sekretaris Riswanda, bendahara M. Nur Eksan  dan dua orang Divisi Tehnik Ruslan dan Suwandi.

Awal 2017 KP-SPAMS “SumberUrip” bergabung menjadi anggota Asosiasi SPAMS  se-Kabupaten Tuban. Keuntungan bergabung menjadi anggota asosiasi SPAMS Ronggolawe (ASPAROW) di antaranya adanya pembinaan dan pendampingan asosiasi dalam keberlanjutan KP-SPAMS.

Dengan didukung oleh pemerintah desa, pemerintah kabupaten, maupun pemerintah pusat pelayanan jaringan perpipaanya bisa menjangkau ke seluruh wilayah desa. Sehingga, saat ini warga tidak perlu khawatir lagi tentang kebutuhan air bersih, baik musim kemarau maupun musim penghujan.(wie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *