Serahkan Program Pemberdayaan, SIG Minta Masyarakat Ikut Mengawasi

oleh -

TUBAN

Penulis : M.Rizqi

Link Banner

Lenterakata.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyerahkan bantuan program pemberdayaan untuk masyarakat Desa Sugihan, Kecamatan Merakurak, Selasa (19/1/2021). Sebanyak 13 program diterima masyarakat melalui organisasi masyarakat setempat (OMS).

Penyerahan program tersebut dilakukan oleh Siswanto Community Development Officer SIG kepada perwakilan perangkat desa setempat.

Penyerahan di Balai Desa Sugihan itu juga disaksikan Ketua dan pengurus Forum Masyarakat Kokoh (FMK) Amanah serta perwakilan OMS.

‘’Yang hari ini diserahkan adalah program 2020. Program 2021 akan segera dilaunching, namun masih menunggu evaluasi program sebelumnya. Ada kekurangan apa, atau harus ada desain baru apa dan sebagainya,’’ujar Siswanto.

Agar program pemberdayaan tersebut bisa berkembang sesuai harapan, lanjut dia, maka harus dilakukan monitoring dan evaluasi. Pihaknya juga melakukan monitoring. Tahun 2020 saja misalnya ada 265 program. Belum program tahun-tahun sebelumnya.

Karena terlalu banyak program yang harus dimonitoring, maka dia berharap masyarakat ikut mengawasi.

‘’Agar tahu perkembangannya dan agar berhasil. Karena tujuan program kan berhasil bukan hanya membuat program saja. FMK saya minta juga ikut mengawasi,’’ tambahnya.

Selain menyerahkan bantuan program, Siswanto juga mendatangi OMS yang pernah dibantu. Ada tiga OMS yang didatangi di Desa Sugihan ini, yakni dua OMS peternakan kambing dan satu catering.

‘’Pengawasan bisa dilakukan seminggu atau sebulan sekali agar tahu perkembangannya. Ada kendala apa dan bagaimana pemecahannya. Makanya dibuat cluster agar memudahkan monitoring dan pengembangan,’’ teranya dia.

Sementara Ketua FMK Amanah Desa Sugihan Darmani mengatakan, ada tiga program pemberdayaan yang ada di Desa Sugihan. Di antaranya adalah ternak kambing, catering dan menjahit. Kegiatan itu ditangani 12 OMS dengan anggaran Rp 275 juta pada 2020.

‘’Alhamdulillah semua berjalan baik,’’ katanya.

Hanis Ketua OMS Ternak Jaya yang beranggota 7 orang menggeluti ternak kambing. Kelompoknya mendapat bantuan senilai Rp 25 juta kemudian dibelikan kambing 7 ekor.

Hal yang sama disampaikan Cipto dari KUB Binaan Pemuda. Dia mendapat dana Rp 34,8 juta dengan anggota 11 orang. Saat ini dana itu sudah dibelikan kambing 11 ekor.

‘’Kambing dikumpulkan menjadi satu. Untuk pemeliharaan setiap hari giliran dengan anggota kelompok untuk mencarikan pakan dan membersihkan kandang,’’ ungkap dia.

Satu kelompok lagi yang dikunjungi adalah Jafana Bakery dan Catering. Usaha ini semula mendapat  bantuan Rp 7,6 juta untuk alat dan diberi pelatihan membuat kue. Saat ini omzet rata-rata Rp 3 juta – Rp 5 juta per hari.

‘’Bahkan kalau ramai bisa sampai Rp 10 juta per hati. Saya punya  karyawan 8-10 orang. Saya berharap lebih berkembang lagi,’’ tutur Siti Kholifah pemilik usaha.(wie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.