PPP Tak Undang Yudi di Perayaan Harlah

oleh -
AKRAB : Supratno Korcab Desk Pilkada Tuban PPP Jatim Akrab dengan Setiajit (batik)

TUBAN

Penulis : M. Rizqi

Link Banner

Lenterakata.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Tuban menyatakan tak mengundang bakal calon bupati, termasuk eko Wahyudi dalam perayaan hari lahir (harlah) ke 47 PPP belum lama ini.

Sebab, kabar hadirnya Yudi dalam acara PPP tersebut sempat menjadi perbincangan. Selama ini PPP dikenal sudah dekat dengan Setiajit, bakal calon bupati lainnya. Sehingga kehadiran bakal calon lain selain Setiajit di acara PPP sempat menjadi polemik.

‘’Kami tidak mengundang bakal calon dalam acara itu. Hanya, memang Yudi datang dalam acara. Kita kan tidak boleh menolak orang yang bersilaturrahmi,’’ ujar Supratno, Wakil Ketua DPW PPP Jawa Timur saat dikonfirmasi Selasa (28/1/2020) petang.

Sebagai Korcab Desk Pilkada Tuban, Supratno mengaku tahu persis arah dukungan dan mekanisme partai yang harus dijalankan dalam proses pilkada ini. Politisi asal Kecamatan Soko, Tuban ini memastikan bahwa nama Setiajit tetap melekat pada PPP.

‘’Pak Setiajit tetap menjadi prioritas PPP untuk mendapatkan rekom dari DPP PPP,’’ katanya.

Hanya, lanjut pria yang juga pengurus PW NU Jawa Timur ini, mekanisme partai harus dijalankan. Dalam penjaringan nama-nama bakal calon di DPC PPP Tuban, ada tujuh nama yang terjaring.

‘’Hanya, dari tujuh nama itu, Pak Setiajit tetap urutan pertama. Itu yang saya laporkan dalam Muskerwil 5 PPP Jawa Timur di Kediri beberapa waktu lalu,’’ ungkap dia.

DEKAT : Setiajit (batik) Berbincang dengan Ketua DPC PPP Tuban dan Pengruus DPW PPP Jatim

Nama-nama itu akan diusulkan untuk diusulkan DPC PPP Tuban sebagai calon bupati yang direkomendasi. Surat usulan tertanggal 26 Desember 2019 tersebut bernomor 177/DPC/XII/2019 dan ditandatangani ketua dan sekretaris cabang.

Setelah Setiajit di urutan pertama, nama berikutnya yang juga diusulkan  adalah Adi Widodo, Eko Wahyudi, Imam Sholikhin, Agus Maimun, Warih Satria Setiawan, dan Amir Burhanuddin.

”Usulan cabang kepada DPW, kemudian diberi pengantar oleh  DPW sebelum diusulkan ke DPP, karena rekom ada di DPP’’ jelasnya.

PPP, kata dia, juga melaklukan survei atas nama-nama yang diusulkan itu. Survei independen itu dilakukan Pusdeham yang berbasis di Surabaya. Hasilnya, Setiajit memiliki tingkat elektabilitas tertinggi dibanding nama lainnya.

‘’Pak Setiajit sangat diminati masyarakat. Dia juga yang pertama kali menyapa kader PPP dari cabang ranting. Jadi, sebenarnya kami sudah tidak ragu lagi,’’ tegasnya.

Pengusa properti menjelaskan, Setiajit yang masih menjabat sebagai Kepala Dinas Eenergi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pemerintah provinsi Jawa Timur itu bukan hanya birokrat yang pengalaman.

Namun, juga memiliki kapasitas, kapabilitas, dan entitas yang dibutuhkan untuk sosok pemimpin Tuban ke depan.

Sebelum turun rekomendasi, kata dia, DPP akan mengeluarkan surat mandat. Tugasnya tidak hanya mencari koalisi partai, namun juga bacawabup pasangannya.

‘’Karena PPP hanya punya dua kursi, jadi nanti muncul surat mandat dulu,’’ tegas dia.(wie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *