Pick Up Dihantam Truk, Pengemudi Tewas Ikan Berserakan

oleh -
IKAN BERSERAKAN : Ribuan Ikan Tuna Segar Berserakan setelah Mobil Pengangkutnya Terlibat Kecelakaan

TUBAN

Penulis: M. Rizqi

Link Banner

Lenterakata.com – Ribuan ikan tuna basah berserakan di Jalan Raya Tuban-Semarang kilometer 35, Dusun Mamer, Desa Margosuko Kecamatan Bancar. Ikan-ikan tersebut tercecer dari drum tempatnya karena pick up pengangkutnya hancur setelah dihantam truk, Kamis (14/2/2019) pagi.

Akibat kejadian tersebut, sopir pick up meninggal di lokasi. Sedangkan sopir truk menderita luka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit. Lokasi kejadian dipenuhi ikan tuna segar yang berserakan di jalanan.

Kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan sekaligus. Yakni truk tronton Nopol L-8758-AH yang dikemudikan Yulianto (48) warga RT/4 RW/4 Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Truk ini berjalan dari arah barat ke timur, namun tiba-tiba masuk jalur kanan.

‘’Pengemudi truk tronton diduga kurang konsentrasi dan mengantuk. Sehingga saat di lokasi, kendaraannya berjalan masuk ke jalur kanan,’’ ujar Kasatlantas Polres Tuban, AKP Hankie Fuariputra saat dikonfirmasi.

Setelah masuk ke lajur kanan, dari arah berlawanan, atau dari timur ke barat muncul kendaraan truk tractor head L-9945-UF yang dikemudikan Prasetyo (38) warga Desa RT/2 RW/2 Desa Cabakkerep, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri. Truk ini ditabrak tronton tersebut.

Setelah menabrak truk di depannya, laju kendaraan belum berhenti dan terus berjalandi jalur kanan. Tiba-tiba muncul kendaraan pick up Nopol S-9162-JE yang dikemudikan Kusairi (50) warga RT/1 RW/3 Desa Sedangagung, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

Kendaraan yang mengangkut ikan segar itu langsung dihantam bodi depannya. Akibatnya bodi depan hancur dan muatannya berserakan. Bodi depan truk tronton juga rusak berat.

‘’akibat kejadian itu, Kusairi meninggal dunia di tempat, sedangkan Yulianto mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit,’’ tambah Kasatlantas.

Petugas yang mendatangi TKP langsung melakukan TPTKP/Olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi serta langsung mengevakuasi kendaraan. Kejadian tersebut diduga karena kelalaian sopir truk tronton.

‘’Kami minta selalu berhati-hati membawa kendaraan. Kalau lelah atau ngantuk lebih istirahat dulu,’’ pesan Kasatlantas.(*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *