Peduli Sesama, Satlantas Polres Blora Gelar Sedekah Spontan

oleh -

BLORA
Penulis : Supriyanto
Lenterakata.com – Belum genap sebulan bertugas sebagai Kasat Lantas Polres Blora Polda Jawa Tengah, AKP Edi Sukamto langsung menggebrak dengan terobosan kreatifnya.

Mantan Kasat Sabhara Polres Klaten Polda Jateng ini langsung menjalin hubungan mesra dengan instansi ataupun stake holder terkait.

Link Banner

Untuk penyelenggaraan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) di kabupaten Blora.

Bukan hanya terobosan dalam pelaksanaan tugas kepolisian saja, namun perwira Polri yang hobi olahraga bersepeda ini juga menggelorakan kegiatan bakti sosial kepada kaum duafa.

Setiap pagi setelah pelaksanaan apel pagi, sambil memantau anggota yang melaksanakan penjagaan dan pengaturan arus lalu lintas, Kasat Lantas AKP Edi Sukamto membagikan paket sembako kepada kaum duafa.

Sasarannya adalah seperti tukang becak, tukang parkir ataupun para pemulung yang dipandang pantas untuk mendapatkan bantuan.

AKP Edi Sukamto mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah salah satu wujud kepedulian Polres Blora dalam hal ini melalui Satuan Lalu Lintas kepada kaum duafa.

“Sesuai dengan instruksi Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama bahwa Polri harus bisa peka lingkungan dan peduli terhadap sesama. Untuk itulah kami lakukan kegiatan sosial ini. Tidak banyak yang kami berikan, semoga bermanfaat bagi mereka,” ungkap AKP Edi Sukamto, Kamis, (25/03/2021).

Yang membedakan dalam kegiatan sosial yang dilakukan oleh AKP Edi Sukamto ini adalah bakti sosial tersebut dilakukan secara spontan. Bila dijalan ditemui warga yang pantas mendapat bantuan, maka akan diberikan.

“Kita siapkan beberapa paket sembako di mobil, dan jika kita temui saudara kita yang pantas mendapat uluran tangan, maka secara spontan kita berikan,” tandas AKP Edi.

Masih lanjut AKP Edi Sukamto, bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

Selain sebagai sarana silaturahmi dan mendekatkan diri dengan warga, bakti sosial ini sekaligus sebagai sarana ibadah.

“Semoga bisa terus berlanjut dan bisa tepat sasaran kepada saudara kita yang membutuhkan,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *