Paguyuban Musik Montong Gelar Ngamen untuk Berbagi

oleh -

TUBAN
Penulis : M.Rizqi
Lenterakata.com – Di penghujung Ramadan momen yang tak boleh disia-siakan untuk berbagi kebaikan. Banyak kelompok masyarakat dari pelosok desa sampai kota berbagi berkah Ramada.

Termasuk salah satunya para seniman yang berbagi berkah dengan caranya sendiri. Paguyuban Musik di Kecamatan Montong salah satunya.

Link Banner

Dengan melakukan ngamen di sejumlah titik desa dengan dengan menerapkan protokol kesehatan, hasilnya digunakan untuk santunan yatim piatu dan kaum dhuafa.

Selain dari ngamen, santunan juga hasil sumbangan para donatur. Sedikitnya ada 100 anak yatim mendapat santunan dari kegiatan bakti sosial ini. Secara simbolis pembagiannya bertempat di terminal Desa Montongsekar, Sabtu (08/05) sore.

Didik Harianto koordinator kegiatan menyampaikan bahwa hal ini bentuk bakti Paguyuban Musik Montong di tengah bulan Ramadan. Juga sosialisasi protokol kesehatan di tengah pandemi.

Menurutnya berbagi dengan anak yatim dan warga tidak mampu sudah menjadi candu bagi pekerja seni di Kecamatan Montong.

“Semoga sedikit yang kami berikan ini bermanfaat bagi masyarakat Kecamatan Montong,” kata Didik.

Didik menyebut gagasan ini muncul dari kekompakan anggotanya untuk ikut andil dalam membantu masyarakat.

Atas nama pekerja seni, dia mengajak seluruh pekerja musik di nusantara agar menjadi icon penggerak untuk menggairahkan kepedulian terhadap sesama serta bergerak bersama menjadi duta protokol kesehatan.

Selain itu ungkapan terima kasih kepada segenap masyarakat dan donatur yang berkontribusi juga disampaikan Didik. Menurutnya dukungan masyarakat adalah kunci sukses mencapai tujuan mulia ini.

”Berkat dukungan masyarakat dan donatur sehingga santunan ini bisa kami wujudkan,” tandasnya.

Salah satu orang tua penerima santunan, Ulfa mengatakan upaya pekerja musik membantu anak yatim patut diapresiasi oleh semua pihak.

Kehadiran seniman tidak hanya sebagai penghibur melainkan jiwa sosialnya juga tinggi.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat, para pekerja seni pun juga lancar rezekinya,” ungkap Ulfa.

Sementara donatur mengapresiasi kegiatan ini. Mereka berpesan agar ketat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Aksi mulia yang dilakukan paguyuban musik Montong ini merupakan cermin agar siapapun dan apapun profesinya tetap peduli terhadap sesama khususnya lingkungan sekitar.

“Puncak karir seseorang adalah bermanfaat bagi sesama,” ucap dia.

Sekadar diketahui, sepekan terakhir paguyuban ini ngamen ke desa-desa di kecamatan setempat. Dengan perlengkapan seadanya mereka mengandalkan sedekah dari pengguna jalan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.