Kapal Dihantam Badai, Kerugian Nelayan Mencapai Rp 3 Miliar

oleh -
TENGGELAM : Akibat Dihantam Badai, Kapal Nelayan Pencari Ikan di Pelabuhan TPI Palang Rusak dan Tenggelam

TUBAN

Penulis : M. Rizqi

Link Banner

Lenterakata.com – Hujan deras disertai angin kencang dan badai mengakibatkan  gelombang tinggi di perairan laut di Kecamatan Palang Kabupaten Tuban, Sabtu (9/5/2020) sore sampai malam.

Akibatnya, sejumlah kapal nelayan penangkap ikan yang ditambatkan di pelabuhan tempat pelelangan  ikan (TPI) Palang banyak yang rusak. Tercatat sembilan kapal nelayan tenggelam, dan belasan lainnya rusak.

Taksiran sementara, kerugian akibat kejadian ini mencapai Rp 3 miliar. Sebab, kapal yang rusak dan tenggelam tersebut merupakan kapal tangkap ikan besar berukuran 26 sampai 30 GT.

Pada Minggu (10/5/2020) pagi, para berusaha mengevakuasi barang-barang kapal yang terisa. Sebagian besar separuh badan kapal sudah tenggelam. Sebagian lainnya, perahu tidak bisa diselamatkan karena pecah.

Penasehat Rukun Nelayan (RN) Palang, Abdul Su’ud di lokasi mengatakan, baru tahun ini perairan Palang dihantam badai besar. Badai di tahun-tahun sebelumnya tak sebesar ini. Meski ada kerusakan kapal, tak lebih dari satu unit.

“Tahun ini terparah, tujuh kapal sekaligus rusak parah, lainnya juga banyak yang rusak,’’ ujarnya.

Yangh sudah terdata, kapal yang rusak kategori berat dan sedang adalah milik Lanang, Ngatlan, Suwarno, Kono, Karwin, Bunawar, dan Kaswari. Empat kapal di antaranya bahkan masih tenggelam belum bisa dievakuasi.

Sekadar diketahui, sesuai laporan, badai melanda TPI Palang selama 1,5 jam mulai pukul 17.00-18.30 WIB. Jangkar kapal tak mampu menahan beban kapal. Gelombang yang tinggi membuat kapal terombang-ambing. Sehingga menghantam batu lalu rusak dan tenggelam.

“Kamu mau mengevakuasi semalam sangat sulit karena hujan deras dan lampu penerangan padam,” katanya.(wie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.