Kafe Digunakan Mesum Pengunjungnya, Begini Kata Pemiliknya pada Satpol PP

oleh -
MESUM : Pengunjung Kafe berbuat Mesum dan Terekam Pengunjung Lain

TUBAN

Penulis : M.Rizqi

Link Banner

Lenterakata.com – Sebuah video berdurasi 14 detik yang menayangkan tindakan diduga mesum pasangan muda-mudi  pengunjung kafe mendadak viral di media sosial.

Dalam video yang direkam dari jarak agak jauh itu menunjukkan adegan seorang perempuan berkerudung sedang memadu kasih dengan seorang pria.

Posisi pria tidak kelihatan, hanya kemungkinan dia dalam posisi rebahan di lantai kafe. Sedangkan si perempuan yang posisinya membelakangi kamera berada di samping pria. Terlihat satu tangan pria itu memegang bagian pinggang si perempuan.

Video yang diduga direkam oleh pengunjunglain  kafe tersebut terjadi di salah satu kafe di Jalan A. Yamin Kelurahan Kebonsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

INGATKAN : Kepala Satpol PP Mendatangi Pemilik Kafe

Terbukti, pemilik kafe, Lumiaji Widodo membenarkan video viral tindakan diduga mesum muda-mudi itu terjadi di kafe miliknya. Hal itu disampaikan kepada Kepala Satpol PP Hery Muharwanto saat mendatanginya di kafe.

Namun dia mengaku tidak mengetahui langsung kejadian tersebut, karena saat itu dia sedang tidak berada di kafe.

“Saya saat itu tidak ada di rumah. Lalu diberitahu anak buah saya,” terang Lumiaji, Selasa (16/3/2021).

Menurut keterangan anak buahnya, tutur Lumiaji, kejadian itu berawal pada Senin (15/3/2021) sekitar pukul 12.00 WIB seorang pengunjung perempuan datang. Perempuan itu naik ke lantai dua kafe.

Tidak lama kemudian pengunjung pria datang menyusul perempuan tersebut ke lantai dua. Lalu terjadilah tindakan diduga mesum seperti yang direkam dan tersebar itu.

“Karena di lantai atas kan tidak ada sekatnya, jadi pengunjung lain sangat mungkin bisa merekam tindakan itu,” jelasnya.

Pemilik kafe itu berjanji akan memasang kamera CCTV di lantai atas agar kejadian seperti itu tidak terulang. Karena memang saat ini yang terpasang CCTV baru lantai bawah.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *