Dari Gelisah Tumbuh Taman Baca

oleh -

BLORA
Penulis: Supriyanto
Lenterakata.com – Taman baca Lentera merupakan wujud dari gerakan literasi yang dimulai oleh pemuda Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Cuplis (25).

Taman Baca Lentera ini baru dirintis, bersama remaja seusianya ia mulai menggerakkan semangat membaca di kalangan masyarakat di desanya.

Link Banner

Ia mengaku awal mula terbentuknya taman baca itu lahir sebagai bentuk kegelisahannya terhadap kawula muda yang selalu sibuk dengan handphone.

“Awalnya aku gelisah melihat anak-anak muda yang duduk selalu sibuk dengan hapenya,” ujarnya.

Kebetulan dia ikut gerakan literasi juga di perpustakaan jalanan Lentera. Dia miris melihat anak-anak muda yang sibuk dengan hape.

“Jadi saya coba buat gerakan di sini. Siapa tau tumbuh kesadaran dari anak muda itu,” harap Cuplis,saat berbincang Minggu (8/3/2020).

Nama Taman Baca Lentera ini ia dapat setelah berdiskusi dengan beberapa temannya.

“Kenapa kita pakai nama itu, Lentera itukan sinar lampu jaman dahulu, jadi kalau orang datang membaca di taman baca itu, dia itu akan merasa tenang pikirannya, lalu menjadi fres siap menatap masa depan,” jelasnya.

Konsep dari Taman Baca Lentera ini adalah perpustakaan di tengah perkampungan pelosok yang belum tersentuh listrik. Masih bernuansa jaman dahulu sekali.

“Kami sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah untuk memberikan bantuan buku bacaan, di taman baca baru tersedia 800 buku bacaan,” tandas Cuplis.(wie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *