Agar Makin Semangat dan Kreatif, Pegawai Lapas Tuban Borong Buah Tangan WBP

oleh -
INI PRODUK SAYA : Sebagian Produk Warga Binaan Lapas Tuban yang Dijual

TUBAN

Penulis : M.Rizqi

Link Banner

Lenterakata.com – Berbagai cara dilakukan Lapas Kelas IIB Tuban untuk memanjakan warga binaan pemasyarakatan (WBP) nya. Warga binaan yang terdiri dari para tahanan dan napi itu selama ini diberi pelatihan berbagai ketrampilan. Lalu, buah tangan para warga binaan itu ludes diborong.

Kalapas Tuban Siswarno menjelaskan, gerakan membeli dan memakai hasil produksi warga binaan tersebut telah digelar sejak tanggal 1 April  hingga tanggal 26 April 2021 mendatang. Seluruh petugas Lapas Tuban membeli dan harus memublikasikan produk yang telah dibeli di media sosial dengan hastag  #AkuBeliProdukNapi.

“Petugas yang beli harus memublikasikan di medsos sebagai bagian dari pemasaran produk WBP. Apalagi masih pandemi Covid-19 kita ingin gairahkan kembali ekonomi kreatif,” ujar Siswarno, kamis (22/4/2021).

Kegiatan tersebut, lanjut dia, adalah upaya Lapas Tuban turut mensukseskan kegiatan One Day, One Prison’s Product yang merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-57 Tahun 2021.

‘’Setiap UPT Pemasyarakatan yang menjual produk wajib merekap dan melaporkan hasil penjualan dan nilai penerimaan negara bukan pajak ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan,’’ katanya.

Sementara Kepala Seksi Binadik dan Kegiatan Kerja Pujiono menuturkan, bahwa kegiatan itu untuk meningkatkan produktivitas WBP agar mereka lebih semangat dan kreatif.

“Kita jadikan kegiatan ini sebagai salah satu terobosan bagi WBP untuk selalu giat dalam membuat serta menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas,” terangnya.

Ada berbagai produk barang dan makanan hasil karya para WBP itu. Antara lain tas berkat, masker, donat, peyek serta telur produksi Wahana Asimilasi Edukasi Merakurak milik Lapas Tuban.

Produk yang sebelumnya ditumpuk memenuhi meja pamer itu hanya menyisakan beberapa saja saat acara selesai karena diborong petugas.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *