5 Kecamatan Barengan Disapa Banjir

oleh -
MASUK RUMAH : Luapan Air Sungai Pacal sampai Masuk Rumah Warga di 5 Kecamatan

BOJONEGORO

Penulis: M. Rizqi

Link Banner

Lenterakata.com – Hujan deras yang terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro 17 Januari kemarin mengakibatkan terjadi luapan Kali Pacal. Jumat (18/1/2019) dini hari 5 kecamatan secara berbarengan disapa banjir.

Ke-5 kecamatan yang disapa air luapan sungai itu di antaranya adalah Kecamatan Sukosewu, Balen, Kanor, Sumberrejo dan Kepohbaru.

Di Kecamatan Sukosewu luapan terjadi di Desa Duyungan. Areal persawahan, pekarangn dan rumah warga di desa ini tergenang. Hal yang sama juga terjadi di Desa Jumput RT 10 RW 02.

‘’Menurut laporan warga,  air mulai datang sekitar pikul 24.00 WIB,’’ ujar Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Nadif Ulfia, Jumat (18/1/2018).

Luapan air itu juga  mengakibatkan jalan desa sepanjang 100 meter terendam dengan ketinggian 10- 60 centi meter (cm). Menurut dia, pukul 05.00 WIB air sudah mulai surut.

‘’Air juga meluap menggenangi pekarangan sekitar pemukiman warga sejumlah 15 KK dan areal persawahan,’’ tambahnya.

Di Kecamatan Balen, air menggenangi areal persawahan warga Desa Ngadiluhur. Sedang di Kecamatan Kanor luapan terjadi di Desa Simbatan.

Ada satu titik tanggul jebol di desa ini,  dengan panjang 4 meter yang berdampak pada persawahan di wilayah Desa Simbatan, Pesen dan Palembon.

‘’Di desa ini tanaman padi seluas 20 hektar dengan usia 2 minggu tergenang,’’ tuturnya.

Sementara, di Kecamatan Sumberejo, luapan terjadi di Desa Bogangin. Ada 3 titik tanggul jebol di sini. Banjir akibat luapan sungai menggenangi Desa Bogangin, jalan poros desa sepanjang sekitar 100 meter tergenang. Tinggi air antara 10-20 cm.

Tanggul sungai Mekuris jebol 3 titik dengan panjang sekitar 5 meter. Dampaknya, persawahan seluas 50 hetar dengan usia padi sekitar 2 minggu tergenang. Pekarangan rumah warga RT 1,2 dan 3 RW 1 juga terendam.

 

Warga terdampak  di antaranya Mbah Banirah (75) dengan ketinggian sekitar 15 cm di dalam rumah. Juga rumah  Surawi (65) terendam dengan ketinggian air  sekitar 15 cm.

Di Kecamatan Kepohbaru luapan di Dusun Kapal Desa Bumirejo. Luapan air menggenangi jalan poros kecamatan  sepanjang 1,5 KM dengan ketinggian 20-40 cm.

Di desa ini, banjir terjadi di RT 1/ RW 1. Pekarangan rumah warga juga tergenang dengan ketinggian 20- 0 cm. Juga halaman sebuah MI tergenang air  dengan ketinggian kurang lebih 15cm. Genangan juga terjadi di jalan lingkungan sepanjang 100-150 meter dengan ketinggian air 20-50 cm.

Lahan yang terdampak banjir 4 hektar persawahan dengan usia tanam antara 2 minggu sampai 1 bulan. Serta jalan poros  desa sepanjang 100 meter dengan ketinggian 20-30cm

Di RT 4 RW 1, terdampak yakni 3,5 hektar tanaman padi usia 2 minggu sampai 1 bulan terendam dan sebuah makam tergenang air dengan ketinggian 50 cm.

Di RT 7 RW 4 persawahan sekitar 5 hektar usia padi 2 minggu sampai 1 bulan dan jalan poros desa sekitar 150 meter dengan ketinggian sekitar 20cm.

‘’Sampai saat ini kondisi masih terkendali,’’ kata Ulfia.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *