Pejabat Pemkab Dites Narkoba

oleh -
BERI CONTOH : Sekda Budi Wiyana saat Menyerahkan Sampel Urine untuk Diperiksa

TUBAN

Penulis: M. Rizqi

Link Banner

Lenterakata.com – Para pejabat di lingkungan pemkab Tuban harus bebas narkoba. Dengan menyebut sebagai Tuban Bumi Wali, maka para pejabat harus menjadi contoh yang baik dengan tidak terlibat dalam narkoba.

Itulah yang dilakukan Rabu (27/2/2019) kemarin. Seluruh pejabat eselon II dan III di pemkab Tuban dites narkoba. Urinenya diperiksa apakah mengandung narkoba atau tidak. Kegiatan ini menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tuban.

Tes urine yang dilakukan di kantor Pemkab Tuban itu dipimpin Sekretaris Daerah (sekda) Budi Wiyana dan diikuti seluruh pimpinan OPD, serta Camat se-Kabupaten Tuban.

‘’Ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Tuban dalam memerangi narkoba. Dilibatkannya pejabat merupakan bentuk pertanggungjawaban aparatur terhadap profesinya. Selain itu, sebagai tauladan bagi staf di unit masing-masing serta stakeholdernya,’’ujar Budi Wiyana.

Sekda menambahkan, pemkab mendukung sepenuhnya upaya BNNK dalam melaksanakan program kerja dan kegiatannya. Pihaknya memberikan apresiasi dan terima kasih atas kinerja BNNK Tuban yang terus berupaya memberantas peredaran narkoba di Bumi Wali.

‘’Untuk pejabat yang hari ini berhalangan hadir harus tetap diperiksa urinenya,’’ tegas Sekda.

BNNK Tuban, lanjut mantan kepala Bappeda ini, diminta untuk bersinergi dengan OPD, pemerintah Kecamatan dan Desa. Tujuannya, untuk mengantisipasi adanya perpindahan peredaran narkoba.

“Yang awalnya di kota, saat ini mulai berpindah ke desa,” tambahnya.

Selain itu, juga mengedukasi toko dan penjual obat untuk ikut memberi pemahaman mengenai obat-obat andan bahaya narkoba kepada masyarakat.

Pimpinan OPD juga diminta ikut menyosialisasikan program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) kepada stafnya dan pada kegiatan yang diadakan OPD.

Sementara, Kepala BNNK Tuban, AKBP I Made Arjana menjelaskan, tes urine para pejabat itu merupakan upaya pemberdayaan masyarakat antinarkoba. Juga sebagai bentuk diseminasi informasi terkait narkoba dan perkembangannya.

“Tes urine dilakukan bukan untuk ranah hukum, tapi utuk screening awal. Diharapkan para pejabat dapat memberi contoh terhadap bawahan, agar terus memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat,” jelasnya.

Made Arjana mengungkapkan program pemberdayaan masyarakat antinarkoba ini bertujuan untuk mengedukasi dan meningkatkan kepedulian terhadap peredaran narkoba.

“Pengguna tidak boleh dijauhi, tapi harus terus didampingi dan dibina,” tegasnya.

Mantan Penyidik BNNP Jatim ini menyebut, BNNK Tuban telah memiliki klinik dan telah bekerja sama dengan sejumlah instansi terkait. Saat ini, BNNK Tuban juga tengah mengembangkan klinik swasta untuk rehabilitasi pengguna narkoba.

“BNNK Tuban terus meningkatkan dan memaksimalkan SDM dan infrastruktur penunjang  lainnya,” tandas periwa polisi dengan dua melati di pundak ini.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *