Dukung Pembangunan Kilang, Akademisi Apresiasi Warga

oleh -

TUBAN
Penulis: M.Rizqi
Lenterakata.com – Pembantu Rektor II Universitas Sunan Bonang (Unang) Tuban Choliq Qunnasich memberi apresiasi kepada warga Kecamatan Jenu, yang bersedia melepaskan lahan untuk pembangunan kilang.

Menurut Choliq, hal itu menunjukkan bahwa warga berperan dalam pembangunan proyek strategis nasional, yang memang bermanfaat kepada masyarakat luas.

Link Banner

“Masyarakat Tuban perlu diapresiasi karena telah mendukung program pembangunan Kilang GRR Tuban. Program ini memang membutuhkan bantuan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat,” ujar Choliq.

Menurutnya, warga akhirnya memang menyadari bahwa pemerintah tidak berniat menyengsarakan masyarakat.

Sebaliknya, selain keberadaan kilang yang akan meningkatkan kesejahteraan, warga juga mendapatkan keuntungan karena uang pengganti lahan yang diberikan jauh lebih tinggi dari harga normal.

“Warga memperoleh nilai appraisal yang tinggi sekali,” tambah Kepala Bappeda Tuban ini.

Choliq mengingatkan agar warga bijak dalam mengelola keuangan paska pembayaran penggantian lahan. Dengan sikap bijak, warga berkesempatan untuk memperoleh lahan yang lebih luas, karena besarnya uang pengganti.

“Harus dipergunakan untuk pembelian aset yang produktif. Kami mengimbau sekali, agar warga tidak membeli barang-barang konsuktim, apalagi sampai membeli mobil yang saat ini banyak ditawarkan pihak dealer,” ingat mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tersebut.

Dalam konteks itu pula, Choliq menilai bahwa pelatihan pengelolaan keuangan yang diberikan Pertamina kepada warga memang positif.

Melalui pelatihan yang bekerja sama dengan LPPM Universitas Airlangga tersebut, diharapkan warga bisa memanfaatkan uang ganti rugi dengan sangat bijak dan berhati-hati.

“Meskipun uang tersebut adalah hak mereka, jangan sampai jadi konsumtif. Jangan sampai tanah dijual, tapi uangnya langsung dihabiskan. Untuk itu, pelatihan pengelolaan dana oleh Pertamina memang diharapkan bisa membantu masyarakat agar bisa memahami cara berinvestasi,” sebutnya.

Hingga saat ini, sebagian besar warga Kecamatan Jenu memang sudah menyetujui penggantian lahan mereka untuk dijadikan kilang.

Lahan warga yang akan dijadikan kilang tersebut tersebar di tiga desa, yaitu Wadung, Sumurgeneng, dan Kaliuntu semua di Kecamatan Jenu.(wie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *