Begini Program 99 Hari Bupati Blora setelah Dilantik

oleh -

BLORA
Penulis : Ghina
Lenterakata.com – Bukan 100 hari pertama seperti lazimnya pimpinan memberi target programnya. Namun Bupati Blora Jawa Tengah punya 99 hari pertama setelah dilantik Jumar (26/2/2021).

Dalam kurun waktu 99 ke depan, Arief Rohman menargetkan sudah ada perubahan lebih baik di daerah yang dipimpinnya itu.

Link Banner

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora menggelar rapat paripurna dalam rangka mengikuti sambutan Bupati Blora masa jabatan 2021-2026.

Rapat berlangsung di ruang pertemuan DPRD Blora dipimpin Ketua DPRD Blora M.Dasum bersama unsur pimpinan dewan setempat.

Setelah pimpinan rapat paripurna membuka acara, Bupati Arief Rohman tampil menyampaikan sambutan di hadapan wakil rakyat Blora, Forkopimda dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Di sinilah Mas Arief sapaan akrabnya menyampaikan target pribadinya itu.

“Mohon dukungannya. Kami mencanangkan 99 hari sudah ada perubahan. Semua harus kompak melakukan perubahan,” kata Arif mengawali pidatonya.

Salah satu perubahan yang menjadi prioritasnya adalah terkait pelayanan bagi warga. Dirinya berjanji dalam waktu dekat akan membangun mall pelayanan publik.

“Mall pelayanan publik tahun ini sudah harus ada. Jadi kita ingin ini. Harus, sifatnya wajib harus terwujud dalam 1-2 bulan. Gimana caranya harus terwujud. Selasa saya sudah kontrak sama Pak Menpan RB Tjahjo Kumolo untuk mall pelayanan publik ini,” jelasnya.

Untuk lokasi, dijelaskan Arif, akan ditempatkan di gedung Konco Tani Dinas Pertanian Blora. Gedung tersebut sangat layak dimanfaatkan untuk dijadikan mal pelayanan publik.

“Kita tempatkan di Konco Tani. Kalau buat gedung baru anggarannya besar. Di sana nanti ada ratusan perijinan di satu tempat,” jelas dia.

Setelah ituada, lanjut Arief tidak boleh ada lagi itu keluhan investasi di Blora sulit. Dia akan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) nya.

“Kita cari anak- anak yang pinter, anak-anak yang kemarin kurang bagus kita ganti yang pinter-pinter semua,” ucapnya.

Selain pembangunan mall pelayanan publik, ada 8 program prioritas lain selama 99 hari kepemimpinannya.

Yaitu ngantor di Rumah Sakit dalam arti meningkatkan pelayanan di fasilitas kesehatan karena COVID-19 masih belum mereda.

Selanjutnya, Ngopeni Kandang Kekurangan melalui Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT). Mewujudkan Blora Satu Data. Blora Mengaji.

Berikutnya musrenbang lansia, kelompok rentan, difabel, pemuda, perempuan dan anak. Membentuk satgas pupuk dalam rangka mengurangi kelangkaan pupuk.

Kemudian, membuat grand design peternakan terpadu dari hulu sampai hilir. Ngopi bareng dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat dan koordinasi lintas sektoral.

Pidato perdana yang disampaikan oleh Bupati Arief Rohman itu mendapat aplause dan respon positif oleh seluruh peserta rapat paripurna hingga akhirnya pimpinan dewan mengetuk palu menutup acara.

Sementara itu usai menyampaikan pidato perdanya, Bupati Blora Arief Rohman dalam konferesi pers menyampaikan bahwa media adalah partner dalam rangka untuk pembangunan yang ada di kabupaten Blora.

“Beritakan baik untuk yang baik, untuk yang jelek nanti kita perbaiki. Jadi kita ingin khususnya menggali potensi-potensi yang ada. Ya kita tidak anti kritik, silahkan kalau memang jalannya jelek, ya diberitakan tidak masalah,” ungkapnya.

Bupati Blora juga menyebut semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus punya media sosial (medsos).

“Ini juga pesannya Pak Ganjar (Gubernur Jawa Tengah). Kita ingin seluruh OPD harus punya medsos. Ketika Bupati dan Wakil Bupatinya ini bermedsos maka seluruh OPD, Dinas harus juga mengikuti,” tegasnya.

Seluruh dinas, kata bupati, harus punya medsos dalam rangka untuk melayani masyarakat. Keluhan masyarakat ditanggapi.

“Jadi ya siap-siap jam 12.00 malam. Saya ini 24 jam. Tadi malam saja jam 12 telepon Pak Sekda. Ngecek sudah tidur apa belum. Sebab kita tidurnya jam 01.00 atau jam 02.00 dini hari. Maka harus mengikuti ritme juga,” ungkapnya.

Hal itu penting, bahwasanya ketika ada aduan masyarakat dari semua sektor ini segera bisa kita tindak lanjuti.

“Intinya kita ingin memberikan pelayanan untuk masyarakat di Kabupaten Blora. Dan salah satu faktor terpentingnya adalah media. Kami tentu saja siap kerjasama,” kata Bupati.

Ia berharap nantinya ada anggaran untuk media dan diagendakan ngopi bareng bersama media.

“Sebulan sekali atau bagaimana mohon diatur,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati. Menurut dia, bahwa apa yang disampaikan oleh Bupati Blora Arief Rohman, intinya berdua harus bersama.

“Jadi apa yang disampaikan ke saya akan sampai juga kepada Pak Arief. Demikian sebaliknya, apa yang disampaikan kepada Pak Arief akan sampai juga kepada saya. Jadi, insyaallah, kami berdua akan sesarengan, bersama sampai lima tahun ke depan, ” ucapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *