Atlet KONI Tuban Diperiksa Kesehatan dan Kebugarannya

oleh -
PERIKSA KESEHATAN DAN KEBUGARAN ATLET : Salah Seorang Atlet KONI Tuban sedang Menjalani Pemeriksaan Kesehatan dan Kebugaran

TUBAN

Penulis : M.Rizqi

Link Banner

Lenterakata.com – Terbosan baru dilakukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tuban. Pada Maret ini, seluruh atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) diperiksa kesehatan dan kebugarannya.

“Ini hal baru bagi kami. Dan kami terima kasih pada tim kesehatan yang telah melakukan pemeriksaan kepada atlet kami,”ujar Sekretaris KONI Tuban Zaenal Maftuhien.

Pemeriksaan kesehatan terhadap para atlet yang dilakukan di kantor KONI Tuban Jalan Pramuka. Dia menyebutkan setelah pemeriksaan dan melihat hasilnya, para pelatih bisa mengetahui rekam medis dari atletnya. Sehingga tahu program latihan yang tepat untuk diberikan kepada atlet.

Pemeriksaan, lanjut  Kabid Keolahragaan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Tuban ini dilakukan bertahap. Mulai 21-23 Maret dengan total 99 atlet. Pada pekan selanjutnya, 29-31 Maret dilaukan pemeriksaan lagi dengan jumlah yang sama.

Selain program tes pemeriksaan kesehatan dan kebugaran, katanya, juga dilakukan tes pengkuran skill atau kemampuan bagi atlet yang diproyeksikan untuk berlaga di pekan olahraga provinsi (porprov).

Tes ini dilakukan pertiga bulan sekali, untuk mengukur stamina maupun skil para atlet, sebab latihan telah dilakukan rutin dengan didampingi pelatih.

“Persiapan terus kita lakukan dan matangkan menjelang porprov,” katanya.

Sementara, dr. Alfian Yuniarta dokter yang menangani pemeriksaan kesehatan atlet ini mengatakan, setelah adanya pemeriksaan kesehatan terhadap para atlet tersebut, hasil pemeriksaan bisa dijadikan data untuk menentukan porsi latihan para atlet.

Dia menjelaskan, tes kesehatan tersebut dibagi dalam beberapa jenis pemeriksaan. Seperti pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan dokter, hingga tes kekuatan otot. Sudah sekitar 35 atlet yang diperiksa kebugaran tubuhnya. Dari jumlah tersebut 4 di antaranya, perlu dilakukan fisioterapi.

Sedangkan satu lainnya perlu adanya pemeriksaan ulang dan dikonsultasikan ke dokter spesialis jantung. Sebab ada lemah jantung yang tidak normal. Sehingga dilakukan perlu tindakan lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan ini, bisa menjadi bank data pelatih, sehingga bisa memberikan porsi latihan yang tepat untuk atletnya,” kata pria yang juga menjadi Pengurus KONI Tuban ini.

Dokter Alfian menambahkan, pemeriksaan kesehatan juga akan dilakukan kembali sebulan sebelum diberangkatkan ke ajang Porprov VII Jatim 2022. Hal tersebut perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi lebih lanjut dari hasil latihan yang telah dijalani.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *