Mengaku Mabuk Tuak, Pria Montong Ini Empat Kali Gauli Anak Kandungnya

oleh -
BEJAT : P Harus Meringkuk di Sel Tahanan Polres Tuban Karena Menggauli Anak Kandungnya Sendiri

TUBAN

Penulis : M.Rizqi

Link Banner

Lenterakata.com – Tindakan bejat dilakukan P (45). Pria  asal sebuah desa di Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Jawa Timur ini  tega menggauli anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur hingga empat kali. Alasannya dia mabuk tuak saat melakukan itu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya, pria yang kesehariannya menjadi petani itu harus meringkuk di sel tahanan Polres Tuban.

P dijerat dengan pasal 82 juncto pasal 76 E dan pasal 81 junco 76 D UU RI NO 35 Tahun 2014 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang NO 01 Tahun 2016 Tentang Perubahan kedua atas UU RI NO 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Ancaman hukuman P adalah pidana penjara minimal 5 tahun maksimal 15 tahun. Karena orang tua kandung, hukumannya ditambah 1/3 dari hukuman yang didapat.

Terungkapnya perbuatan bejat itu bermula saat ibu kandung korban melaporkan perbuatan P ke polisi. Sat melapor, ibu korban juga membawa bukti berupa video perbuatan bejat P atas korban. Video tersebut diambil oleh saudara korban.

“Satreskrim Polres Tuban menerima laporan dari ibu korban dengan barang bukti rekaman video yang diambil oleh saudara korban tersebut,’’ ujar Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono saat konferensi pers di Mapolres Tuban, Rabu (2/6/2021).

Setelah menerima laporan itu, Satreskrim Polres Tuban menangkap P dan memeriksa pria tersebut. Dari pengakuan pelaku, lanjut Kapolres, perbuatan bejat itu dilakukan sebanyak 4 kali semuanya dalam keadaan mabuk.

‘’Untuk sementara, pelaku mengaku perbuatan bejat itu dilakukan dalam keadaan mabuk tuak,’’ ungkap Kapolres.

Hal itu juga diakui P. Pada sejumlah wartawan yang menanyainya saat dihadapkan pada wartawan dalam konferensi pers itu, P mengaku kalau dalam kondisi mabuk saat melakukan perbuatan bejatnya.

“Saya tidak sadar Mas saat itu, karena saat melakukan perbuatan saya mabuk tuak,” akunya.

Dari kasus itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa, di antaranya pakaian korban, pakaian pelaku dan sejumlah dokumen milik korban.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.