Pesta Sabu di Bulan Puasa, Tiga Pemakai Dibekuk

oleh -
BARANG BUKTI : Polisi Menunjukkan Barang Bukti yang Diamankan

BLORA

Penulis : Supriyanto

Link Banner

Lenterakata.com – Belum genap sehari serah terima jabatan sebagai Kasat Resnarkoba Polres Blora, AKP Hartono,SH,MH berhasil memimpin anggotanya, mengamankan tiga pengguna narkotika jenis sabu – sabu.

Ketiga pelaku tersebut digerebek petugas bersama warga saat berpesta sabu, Jumat,(15/05/2020) pukul 18.00 WIB di sebuah rumah kost di Jalan Tentara Pelajar Lorong 4 Gang Pakel RT. 01/RW. 05 Kelurahan Tempelan, Blora.

Tiga tersangka tersebut adalah Septian Ari Prayudhanto (33) warga Jalan Manyar RT. 02/RW. 05 Perumnas, Karangjati Blora dan Rohmat Utomo (42) warga Dukuh Talun RT. 01/RW. 05 Desa Ketringan, Kecamatan Jiken, Blora.

Beserta satu orang perempuan bernama Kustiyaningsih (34) warga Kelurahan Clering, Desa Donorejo, Kabupaten Jepara.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,S.I.K. melalui Kasatnarkoba AKP Hartono, membeberkan hasil penangkapannya. Awalnya informasi masyarakat jika ada pesta sabu di sebuah rumah kost. Petugas lalu bergerak ke lokasi. Ketiga tersangka tersebut digerebek petugas bersama warga ketika sedang asyik berpesta sabu – sabu.

“Mereka kami amankan ketika sedang asyik berpesta narkoba jenis sabu di lokasi tersebut, ‘’ ujar AKP Hartono, Senin, (18/05/2020).

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 3 paket sabu seberat 0,37 gram, 0,16 gram dan 0,26 gram. Kemudian dua perangkat alat hisab atau bong, 3 buah handphone dan 3 motor.

“Ketiga tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat (1) subsidair Pasal 127 ayat (1) huruf a Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” tandasnya.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Genuk Polrestabes Semarang ini menambahkan, perbuatan yang dilakukan tiga tersangka ini tergolong nekat. Sebab, di masa wabah pendemi Covid-19 dan bulan suci Ramadan malah digunakan untuk berpesta sabu.

Ketika ditanya, Yuda salah satu nama panggilan tersangka mengaku dirinya baru ikut mengkonsumsi narkoba. Dia sangat menyesal dan harus menerima kenyataan merayakan Idul Fitri jauh dari keluarga karena harus mendekam di balik jeruji besi.

“Saya ikut mengonsumsi narkoba karena terpengaruh ajakan teman,” ucapnya.

AKP Hartono menghimbau warga, agar di tengah pandemi corona di bulan Ramadan lebih meningkatkan ibadah, serta disiplin dalam menaati prosedur kesehatan dari pemerintah terkait corona.

“Mari tingkatkan ibadah, tetap tinggal di rumah dan taati prosedur kesehatan. Jangan sampai main-main dengan narkoba. Selain merusak kesehatan, narkoba adalah musuh kita bersama,” tandas AKP Hartono.(wie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.