Setiajit Dirikan dan Bantu Modal Koperasi Perempuan

oleh -
DIRIKAN KOPERASI : Setiajit Mendirikan Koperasi Perempuan Montong Sekar

TUBAN

Penulis: M. Rizqi

Link Banner

Lenterakata.com – Koperasi adalah adalah salah satu soko guru perekonomian masyarakat. Karena itu, koperasi yang ada di kalangan masyarakat bisa membantu mengangkat perekonomian masyarakat.

Dengan modal dari masyarakat dan dikelola sendiri oleh masyarakat, hasil dan manfaatnya akan sangat terasa dan bisa dinikmati masyarakat.

Itulah yang membuat Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur Setiajit getol membangun koperasi. Dengan adanya koperasi hingga di tingkat desa bahkan dukuhan, ekonomi masyarakat akan cepat berkembang.

Pendirian koperasi bahkan sekaligus memberikan bantuan modal awal sudah dilakukan Setiajit di beberapa tempat. Di antaranya adalah mendirikan koperasi perempuan di Desa Montong Sekar. Saat itu, pertemuan digelar di kompleks wisata Sendang Kalangan.

‘’Saya bantu modal awal Rp 5 juta untuk ibu-ibu di Montongsekar,’’ ujar Setiajit.

Di hari yang sama, sebuah koperasi perempuan juga didirikan lagi di Desa Talangkembar. Semula, sekitar seratusan ibu-ibu yang berkumpul ditanya apakah sudah punya koperasi belum. Para ibu menjawab serempak jika belum punya koperasi.

Maka, saat itu pula dilakukan pemilihan pengurus. Ketua, sekretaris dan bendahara koperasi yang diberi nama Koperasi Perempuan Montong Sekar itu dipilih. Pengurus inti koperasi dibentuk agar dana bantuan Rp 5 juta yang diberikan Setiajit bisa dikelola.

‘’Modal awal Rp 5 juta itu pancingan. Karena kalau koperasi ka nada simpanan pokok atau wajib anggota. Saya ingin koperasi berkembang dan maju,’’ kata pejabat asal Desa Tegalrejo Kecamatan Merakurak tersebut.

Jika koperasinya sudah ada, seperti yang ada di Dukuh Sepat Rojo, Desa Kedungrojo, Kecamatan Plumpang, maka Setiajit terus mendorong agar koperasi lebih maju. Setiajit juta membantu tambahan modal Rp 5 juta.

‘’Intinya adalah, pemberdayaan ekonomi melalui warga harus terus dikembangkan. Saya melihat koperasi ini penting untuk dikembangkan. Ibu-ibu bisa mengelola koperasi, sedangkan bapaknya bisa konsentrasi pada kegiatan perekonomian lainnya,’’ tandas pria yang pernah menjadi Plt Bupati Jombang ini. (wie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *