Bulan Ini Seluruh Lahan Kilang Selesai Diukur

oleh -
KILANG TUBAN : Dirut Pertamina saat Menjelaskan Progres dan Target Pembangunan Kilang Tuban saat Kunjungan

TUBAN

Penulis : M. Rizqi

Link Banner

Lenterakata.com  – Akhir bulan ini, pengukuran lahan untuk pembangunan Kilang Tuban sudah selesai diukur. Tim Badan Pertanahan Nasional (BPN) bakal mengumumkan peta bidang dan daftar nominatif paling akhir 20 April mendatang, Rabu (11/3/2020).

Humas Grass Root Refinery (GRR) Tuban perusahaan yang akan membangun kilang, M. Triyono menjelaskan di pembebasan lahan tahap dua ini tim di lapangan terus melakukan pengukuran. Di Desa Wadung lahan milik 482 warga sudah diukur. Jumlah itu setara 94,70 persen dari seluruh jumlah lahan. Yang belum diukur tinggal milik 27 pemilik warga atau 5,30 persen.

“Sementara progres di Desa Sumurgeneng yang sudah diukur 343 pemilik atau 68,06 persen. Yang belum diukur tinggal 161 pemilik atau 31,94 persen,” ujar Triyono.

Sampai sekarang, kata dia, tim BPN telah mengukur lahan 825 pemilik atau 81,44 persen. Sedangkan yang belum diukur tinggal 188 pemilik atau 18,56 persen.

Di Desa Wadung lahan yang telah diukur seluas 149,12 hektare atau 95,34 persen. Dan yang belum diukur 7,29 hektare atau 4,66 persen.

Di Desa Sumurgeneng lahan yang sudah diukur 149,81 hektare atau 65,92 persen. Belum diukur ada 77,46 hektare atau 34,08 persen.

“Sampai sekarang total yang sudah diukur 298,93 hektare atau 78,05 persen dan yang belum diukur 84,75 hektare atau 22,13 persen di tiga desa,” jelasnya.

Sementara jumlah bidang di Desa Wadung yang selesai diukur sebanyak 581 bidang atau 94,47 persen. Yang belum diukur tinggal 34 bidang atau 5,53 persen.

‘’Di Sumurgeneng yang telah diukur 411 bidang atau 69,08 persen dan yang belum 184 bidang atau 30,92 persen,’’ ungkap dia.

Triyono menambahkan, pihaknya juga terus memperbarui jadwal terbaru pengadaan tanah tahap dua. Untuk proses verifikasi peta bidang dan daftar nominative yang telah diumumkan paling akhir pada 3 Mei 2020.

Teknis verifikasinya dengan mengundang pihak yang berhak untuk langsung melakukan verifikasi. Jadi tidak menunggu atau pasif.

Kemudian tanggal 13 Maret BPN berkirim surat ke Pertamina, untuk menyediakan dan menugaskan tim KJPP. Kemudian mulai melakukan penilaian pada 17 Maret 2020. Tim KJPP menyelesaikan penilaian pada 17 April 2020 dan menyerahkan hasilnya resmi ke BPN Tuban pada 5 Mei 2020.

Pada 5 Mei itu, dijadwalkan BPN musyawarah untuk menentukan bentuk ganti untung. Disusul pada 15 Mei warga yang berhak setuju atau tidak datanya sudah ada.

‘’Targetnya, setelah Hari Raya Idul Fitri, lahan bisa digunakan oleh Pertamina,’’ beber dia.

Sekadar diketahui, target total kebutuhan Kilang Tuban ada 1.136 bidang dengan luas 841 hektare. Tersebar di Desa Kaliuntu 6 bidang, 562 bidang di Wadung, 566 bidang di Sumurgeneng, Perhutani 1 bidang, dan di KLHK 1 bidang.(wie)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *